Driver printer HP Linux
Iseng-iseng nyari driver, saya nemu lagi driver printer merk HP untuk linux nih. mungkin ada yang butuh.. silakan masuk ke
http://hplipopensource.com/hplip-web/install_wizard/index.html
nah, disana tinggal pilih jnis distribusi linux yang dipakai, versinya, model printernya dan tinggal next-next dan ikutin instruksinya saja.
Moga Membantu..
Linux Untuk si “Antik”
Zaman RAM bergiga-giga begini adakah yang masih bertahan dengan spec komputer yang RAMnya masih minim seminim2nya? alias belum pernah di upgrade karena “keterbatasan” dan kesibukan? hehe..point kedua jelas alasan yang dibuat-buat.XD.Tapi saya akan jadi orang yang angkat tangan paling tinggi jika ditanyai pertanyaan tsb sembunyi2.. XD
Beberapa saat yang lalu saya mendapat tugas untuk menginstall OS linux sebagai tugas salah satu mata kuliah. Awalnya tenang-tenang saja karena saya pernah baca atau dengar kalau LINUX itu “gak berat”. Tapi seperti biasa setelah mendekati deadline dan saya coba install ubuntu di kompi saya, jeng-jeng-jeng Jawaban yang keluar adalah “nama sandi error”. Singkatnya, setelah bolak-balik partisi ternyata tetap error di saat installation base system. Dan parahnya, bukan hanya error saja, tapi OS windows pun ikut tidak bisa diakses.
Saya repair OS windows nya, tidak bisa! saya install ulang, eh.. DVD combo saya timbul “kesensitifitasannya”. MAcet!! Ditambah terus mengeluarkan bunyi *krekek..krekek*, yang lumayan bikin sedikit waswas, takut-takut kalau DVD itu meledak, padahal baru beberapa bulan diganti.
Setelah penantian yang panjang, saat install Windows XP pun ternyata error dan muncul tulisan bla bla bla “disk damaged”. Makin panik saja saya. Sekitar dua kali saya coba install lagi, hasilnya masih sama. Akhirnya saya “tiriskan” kompi tadi sejenak. dan jam 3 pagi saya coba lagi, dengan terlebih dulu membaca bismillah dan diiringi hati yang was-was saya install ulang XP-nya. dan Alhamdulillah..Berhasil. (0_0)V
Tapi belum bisa berpuas diri, masalahnya saya harus menginstall linux untuk kompi saya ini. Saya pinjam deh ubuntu punya teman, yang satu herdy heron, dan satu lagi ubuntu 9.04 alternate.Dua-duanya error dan tidak bisa diinstall. Saya makin pening. Lalu saya ingat teman saya pernah “memberikan” installan VMWare. Langsung Saya coba install Mesin Virtual itu yang beratnya sekitar 700 MB lebih. Dan setelah saya install ternyata masih belum berhasil. Saya kabur deh ke warnet dan nekat mendownload setelah mencari petunjuk dari mbah google dengan key “Linux minimum requirement 128 MB” (terbongkarlah identitas kompi saya akhirnya..XD). Saya dapat
xubuntu (700 MB-an)
http://mirror.internode.on.net/pub/ubuntu/xubuntu/9.04/release/xubuntu-9.04-alternate-i386.iso
dan
austrumi (90 MB-an)
http://cyti.latgola.lv/ruuni/
Mendownload di warnet, austrumi lancar. Tapi Xubuntu, yang beratnya 700 MB-an kelihatan mustahil. Tapi ternyata bisa walaupun hanya sampai 70 % dan muncul laporan download finished(padahal belum selesai) yang akibatnya xubuntunya error.Karena billing sudah menunjukan 3 jam lebih. kaburlah saya dari warnet itu. dan mencoba bergantung dengan austrumi. Lalu saya burning lah austrumi itu di CD, dan ternyata itu adalah live CD dan membangkitkan kembali “sensitifitas” dari sang DVD combo, saya bisa masuk Linux tapi nge-hang.Ditambah lagi, bahasanya ternyata latino. Waduw.. #_#.
Saya coba live CD LINUX lain :
SLAX (ratusan MB):
www.slax.org
DSL (50 MB-an) :
http://www.damnsmalllinux.org/download.html
Tinycore (10MB-an):
ftp://distro.ibiblio.org/pub/linux/distributions/tinycorelinux/release/tinycore_1.4.3.iso
SLAX –> Linux yang pertama saya download dan backup ke CD ini tiba2 tidak bisa ke detect oleh mbah joco COMBO!
DSL –> Linux ini dibooting dari USB / pen drive, tapi entah kenapa tidak berhasil-berhasil booting dari USB, padahal sudah berkelana dan mengikuti instruksi2 yang didapat dari mbah Google.
Tinycore –> saya tergiur karena size-nya yang amat sangat mini, tapi ternyata dengar punya dengar, saat instalasi harus terkoneksi dengan jaringan???
Deadline kian dekat. VMWAre coba dijalankan setelah sebelumnya diberikan Serial Number oleh seorang teman.. (maaf ya ganggu tidurnya..
), tapi ternyata kata punya kata memori saya tidak cukup untuk menjalankan Mesin Virtual ini.Tidaaaaaakkk.
Ditengah keputusasaan dan penderitaan (lebay..), saya baru ingat kalau saya punya live CD linux yang tidak lain adalah hadiah dari Majalah CHIP taun 2007 yang diobral di salah satu toko buku. Saya burning deh ke CD. Dan saya coba. Kemudian ada salah satu pilihan “instalasi ke harddisk” kurang lebih itu bahasa indonesianya. saya coba deh, tapi berhubung masih minim ilmu. ternyata gagal maning, gagal maning.
Masih belum menyerah, saya searching di mbah google tentang cara instalasi Dreamlinux ke harddisk dan saya menemukan:
Dreamlinux di wiki
Dan saya coba, sambil sedikit2 memakai ilmu sotoy, dan Alhamdulillah berhasil. berhasil hore..
Kalau ada yang butuh referensi untuk linux dengan memori minimum/
recommended 128 MB bisa cari disini :
Linux for 128 MB RAM
Untuk dreamlinuxnya sendiri bisa ke situs ini :
OS Dreamlinux
Semoga membantu dan berhasil.. Jangan Lupa comment ya.
Capture Di DreamLinux 2.2 MMGL Edition
Sedikit berbagi tentang DreamLinux 2.2 MMGL edition. Ceritanya saya ingin mengcapture gambar tampilan layar linux yang ada. Saya lalu menekan Alt+Printscreen, seperti yang biasa dilakukan
di Windows XP, dan berjalan juga di beberapa linux. Tapi tidak ada yang terjadi. Tidak ada pilihan untuk mensave yang muncul seperti saat saya menekan Alt+Printscreen di ubuntu / Slax,
Saya Lalu coba Printscreen saja dan masih tidak berhasil. Setelah mencari wangsit ke Mbah Google,
Akhirnya terbuka lah rahasianya:
Bukalah terminal, lalu:
1. Jika ingin mengcapture gambar di seluruh layar maka tinggal ketikan perintah
$ scrot

2. Jika ingin memilih sebagian gambar yang dicapture, maka :
a. ganti direktori ke tempat anda ingin menyimpan file hasil capture-an dengan cara :
$ cd misalnya : $ cd /home/gita/gambar
b. Lalu enter,
1. kemudian jika ingin mengcapture langsung ( hanya bisa mengcapture layar yang terbuka, karena kursor akan berubah menjadi kursor seleksi, kita tidak bisa menscroll atau meminimize layar..) tinggal ketikan :
$ import .tipe gambar (biasanya png, atau jpg)
contoh : $ import gambar1.jpg
Lalu enter, maka kursor langsung berubah menjadi kursor penyeleksi, maka kita tinggal klik di layar yang ingin dicapture, atau menyeleksi area yang diinginkan. dan jadilah..

2. Jika ingin berpindah layar dulu atau meminimize, gunakan perintah sleep didepannya
$ sleep && import .tipegambar
contoh :
sleep 15 && import gambarlain.jpg
Maka kita punya waktu 15 detik untuk meminimize layar atau menscroll layar sebelum kursor berubah menjadi penyeleksi.
Smoga membantu..jangan lupa tinggalkan comment .. (n_n)V~
Ilmu Hikari ??
Akhirnya, setelah melewati perjalanan panjang, bertahun-tahun lamanya saya berkutik di dunia per-blog-an, baru sekarang nampaknya saya bakal benar-benar membuat sebuah blog yang benar-benar blog. Insyaallah akan rajin diupdate. (^^). Tidak seperti blog-blog sebelumnya, yang entah itu karena lupa username, lupa pernah membuat blog dimana, atau lupa karena sekian lama tidak pernah dikunjungi, mudah-mudahan blog ini jadi pelabuhan terakhir tempat saya bisa berbagi ilmu yang pernah “nyangsang” (nyangkut_red) di ingatan.Walaupun mungkin awal mula blog ini diciptakan adalah dengan sebuah pikiran jahat bin evil yang iri melihat para lelaki2 yang lain gender di kelas muncul dengan alamat2 blognya di facebook.
Semoga blog ini tidak hanya jadi sekedar blog, ya.. saya doakan yang baik2 untuk blog ini. Seperti alamatnya ilmuhikari, dimana hikari diambil dari bahasa jepangnya cahaya. (bener gak ya? XD). Semoga isi blog ini juga bisa memberikan cahaya bagi orang2 yang haus ilmu,Amiiiinnnnnnn….